dahulu Kikiyo adalah Wanita Pertama yang Inuyasah (selanjutnya Inu) cintai dengan segenap jiwa... hubungan mereka unik... penuh atmosfir keangkuhan, gengsi untuk mengakui, tiap bertemu hanya diam---- menatap--- dan bicara yang tak penting..... hari terasa lama.... walau tak mau saling menyatakan, alam dapat tahu bahwa mereka saling rindu... tetapi sayang, intensitas yang mereka bangun bagai rumah tanpa tiang, tidaklah kokoh... 1 sisi saling percaya & menyakini, 1 sisi hampa & ragu-ragu.... mereka hanya saling menatap dan buat keyakinan sendiri, "bahwa mata itu mencintaiku". tanpa ada kata-kata penguat....
benang tanpa simpul.... inilah banyuke kisah yang tak tuntas....
setelah sekian lama.... Kikiyo telah tiada.... muncul sosok yang serupa... Kagome... Inu & kagome, hubungan yang natural, normal.... jika pun dunia terasa berhenti itu terasa hanya sebentar... detik berikutnya mereka akan saling lontar kalimat... tiada banyak tatapan 'dahsyat'.... tapi keterbukaan yang terus dibangun menguraikan banyak rasa yang tersimpan, mulailah saling mengetahui keadaan masing-masing, mulai mengerti, berikutnya memahami dan berlabuh pada pengertian yang terhampas luas bertepikan ribuan pasir ma'af & pemakluman.... kekokohan yang dibangun dalam kealamiah sifat manusia... mereka bukan mahluk yang pintar berbicara (bukan poli-tikus)... mereka hanya terus menguak apa yang dirasa... kesalkah, senangkah, marahkah, mereka tak menahan, mereka tumpahkan... tiada kehilangan disana... saling tahu...
mereka terkadang malah susah menarik simpulan... apakah tema dari semua aktivitas mereka itu, menjadi lakon siapa kah mereka? teman atau sepasang kekasih? kemistri itu adakah atau hanya pudar... sebab apalah lagi yang hendak dicari ketika dia adalah aku, aku adalah dia.... terpadu 1 jiwa, 1 rasa, 1 pemikiran dalam 2 raga.....
cinta yang mana, yang menjadi kisah hidupmu???
kemistri yang kuat? atau kah aktivitas penyatuan yang intim?
mana saja... selama yang tak menyalahi idealisme hidupmu... wanita juga punya standar harga... berapa hargamu, silakan kamu yang bubuhi sendiri..... barang mahal tak pantas juga memalukan, barang murah yang pantas juga lumayan... semua sesuai.... selamat menuju proses untuk menjadi wanita kuat dg segala keputusan hidupmu.....
benang tanpa simpul.... inilah banyuke kisah yang tak tuntas....
setelah sekian lama.... Kikiyo telah tiada.... muncul sosok yang serupa... Kagome... Inu & kagome, hubungan yang natural, normal.... jika pun dunia terasa berhenti itu terasa hanya sebentar... detik berikutnya mereka akan saling lontar kalimat... tiada banyak tatapan 'dahsyat'.... tapi keterbukaan yang terus dibangun menguraikan banyak rasa yang tersimpan, mulailah saling mengetahui keadaan masing-masing, mulai mengerti, berikutnya memahami dan berlabuh pada pengertian yang terhampas luas bertepikan ribuan pasir ma'af & pemakluman.... kekokohan yang dibangun dalam kealamiah sifat manusia... mereka bukan mahluk yang pintar berbicara (bukan poli-tikus)... mereka hanya terus menguak apa yang dirasa... kesalkah, senangkah, marahkah, mereka tak menahan, mereka tumpahkan... tiada kehilangan disana... saling tahu...
mereka terkadang malah susah menarik simpulan... apakah tema dari semua aktivitas mereka itu, menjadi lakon siapa kah mereka? teman atau sepasang kekasih? kemistri itu adakah atau hanya pudar... sebab apalah lagi yang hendak dicari ketika dia adalah aku, aku adalah dia.... terpadu 1 jiwa, 1 rasa, 1 pemikiran dalam 2 raga.....
cinta yang mana, yang menjadi kisah hidupmu???
kemistri yang kuat? atau kah aktivitas penyatuan yang intim?
mana saja... selama yang tak menyalahi idealisme hidupmu... wanita juga punya standar harga... berapa hargamu, silakan kamu yang bubuhi sendiri..... barang mahal tak pantas juga memalukan, barang murah yang pantas juga lumayan... semua sesuai.... selamat menuju proses untuk menjadi wanita kuat dg segala keputusan hidupmu.....