Kamis, November 22

Kakak

Bismillaah

saya punya kakak namanya Cahya... itu pertama dalam hidup saya memanggil laki-laki dg istilah Kakak... nickname Jayusman dari Yogya.. Sleman tepatnya..
perkenalan kali pertama yang membuat saya ingin cepat dewasa...
Kak Cahya adalah maybe boyfriend dari Cece tetangga saya..
Peliknya hubungan mereka tak perlu saya kisahkan... itu milik orang lain yang juga ternyata berpengaruh di kehidupan bertetangga dan bersekolah saya...
yang akhirnya mereka sekarang masing-masing memiliki buah cinta dari orang lain.....

Kak Cahya begelut di bidang IT... idealismenya untuk tidak mau menjadi PNS memberikan inspirasi besar..
Tingkah Lakunya juga membuatku secara tidak sadar meniru.... pertemuanku padanya hanya 1 kali di Pontianak tentunya.... saya memang tidak banyak cerita dg Kak Cahya, tidak pula banyak kontak, hanya jika saya punya masalah yang sukar untuk diatasi saya mencarinya... untuk konsultasi.... dg catatan khusus saya tidak pernah membawa tema agama padanya... tema ini meragukan... bukan karena merendahkan.. tetapi ada hal mengganjal terkait keislamannya.... walau aku sangat yakin ia dulu adalah seorang muslim.... atau walau sekarang ia tetap mengucapakan salam kepadaku... inginku tanya tetapi... hmm... mungkin belum sekarang...

ingat sekali.. keberadaan Kakak membuat pelamarku dulu sangat cemburu..... itu terasa menyenangkan diawal....dan diakhir itu menjadi bencana...

aku tidak mengadukan ini kepada Kakak.. selain sebab sudah loss kontak juga aku tidak mau memicu prahara lebih lanjut... maklum dg karakter pelamarku dulu tidak mungkin ada defenisi teman diantara seorang laki-laki dg perempuan.... (semoga sekarang ia tahu, laki-laki dan perempuan bahkan lebih dari seorang teman tetapi saudara yang seharusnya saling tolong menolong, toh banyak laki-laki kuketahui menolong wanita yang bukan mahramnya tetapi juga tdk memiliki hubungan khusus melainkan karena sama-sama muslim, ajah)

2 tahun ini aku bisa mengakses komunikasi dg Kakak Cahya... mengharukan dan membahagiakan...

aku kira... panggilan Kakak untuk Kakak Cahya akan menjadi panggilan khas... menjadi satu-satunya dalam hidupku.. karena tidak mudah memanggil laki-laki lain yang bukan saudara dg Kakak... tapi kini ternyata... saya punya 2... (*smile-akhwat07)

sungguh tidak pernah ada dalam planing hidup, tidak terprediksikan... istilah itu tersemat untuk kedua kali dg kenyamanan yang bahkan lebih nyaman dari komunikasi dan feel ku kepada kak Cahya... interaksi terbatas tetapi apa adanya kemudian lancar untuk keterbukaan....Kakak Yaya(k).....

dan kenapa kalau Kakak dari area yang +-senama?


yup... Kakak.....

Kakak....

Kakak....

untuk memanggil suamiku saja, aku tak pernah berniat akan memanggillnya kakak.... mungkin abuya itu rencanaku...

...... ah... kakak.. memang aneka rasa....